Beberapa waktu lalu, saya mendengar kabar dari komunitas Read Aloud Yuk (RAY) bahwa Indonesia masuk ke dalam daftar nominasi untuk menerima Astrid Lindgren Memorial Award di tahun 2025. Wah, saya yang baru saja masuk ke dalam dunia sastra anak ini jadi ingin tahu, siapa sih Astrid Lindgren ini? Karena saya yakin di luar dunia sastra, nama ini terdengar asing di telinga. Ternyata, nama Astrid Lindgren sungguh sangat terkenal di dunia kesusatraan anak karena karyanya yang mendunia. Sebut saja di antaranya Pippi Longstocking, Madicken, Ronja Anak Perampok, dan Emil dari Lonneberga. Karya-karya yang sebenarnya terasa asing bagi saya, karena masa kecil saya dahulu lebih akrab dengan Majalah Bobo dan serial Lupus Kecil.
Meski begitu, sebagai seorang yang antusias dengan kegiatan read aloud dan kesusastraan anak, saya jadi penasaran tentang Astrid Lindgren. Rasanya rugi sekali karena tumbuh dengan tidak mengenal karya beliau. Lalu, Astrid Lindgren Memorial Award ini apa sih?
Biografi Singkat Astrid Lindgren

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, alangkah baiknya kita berkenalan dulu dengan Astrid Lindgren. Memiliki nama lengkap Astrid Anna Emilia Lindgren, beliau adalah seorang penulis buku anak-anak asal Smaland, Swedia dengan karya-karyanya yang terkenal antara lain:
- Pippi Longstocking (1945);
- Karlsson on the Roof (1955);
- Madicken (1960);
- Emil of Lonneberga (1963);
- dan beberapa novel fantasi anak seperti Mio My Son (1954), The Brothers Lionheart (1973), dan Ronia the Robber’s Daughter (1981).
Pada Januari 2017, ia dihitung sebagai penulis yang karyanya paling banyak diterbitkan dan diterjemahkan ke berbagai dunia setelah Enid Blayton, Hans Christian Andersen, dan Grimm Bersaudara. Pada tahun 1994, ia dianugerahi Right Livelihood Award untuk “kepengarangannya yang unik yang didedikasikan untuk hak anak-anak dan menghormati individualitas mereka.”
Pippi Longstocking sebagai Karya dan Warisan Mendunia dari Astrid Lindgren

Buku-buku karya Astrid Lindgren banyak didasarkan pada pengalaman keluarga dan kenangan masa kecilnya. Salah satu karyanya yang mendunia adalah Pippi Longstocking, buku anak-anak yang paling dicintai dan dikenal di seluruh dunia. Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1945 dan sejak itu telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dan menjadi favorit di kalangan anak-anak dan orang dewasa.
Diceritakan, bahwa Pippi Longstocking adalah karakter yang luar biasa dan menarik perhatian. Dia adalah seorang gadis kecil dengan rambut merah yang dikepang, wajah berbintik-bintik, dan kekuatan fisik yang luar biasa. Pippi tinggal sendirian di sebuah rumah besar bernama Villa Villekulla bersama seekor kuda dan seekor monyet bernama Mr. Nilsson. Pippi adalah anak yang penuh dengan kepercayaan diri dan tidak takut menghadapi dunia dengan caranya sendiri.
Keunikan Pippi terletak pada sifatnya yang bebas dan tidak konvensional. Dia tidak terikat oleh aturan-aturan sosial yang biasanya mengikat anak-anak seusianya. Pippi melakukan apa yang dia inginkan, kapan pun dia mau, dan ini sering kali menyebabkan kekacauan yang lucu dan menghibur. Namun, di balik semua kekonyolannya, Pippi memiliki hati yang besar dan selalu siap membantu teman-temannya.
Salah satu aspek menarik dari karakter Pippi adalah kekuatannya yang luar biasa. Dia bisa mengangkat kuda dengan mudah dan mengalahkan orang dewasa dalam adu kekuatan. Ini bukan hanya sekadar elemen fantasi, tetapi juga simbol dari kemandirian dan kekuatan internal yang dimiliki oleh setiap anak. Pippi menunjukkan bahwa anak-anak juga bisa kuat dan mampu mengatasi tantangan mereka sendiri.
Pengaruh dan warisan Pippi Longstocking sangat luas dan mendalam. Buku ini telah membuka jalan bagi banyak karya sastra anak-anak yang berani dan inovatif, serta telah diadaptasi ke dalam berbagai bentuk media. Karakter Pippi Longstocking telah menjadi ikon dan simbol dari keberanian, kemandirian, dan imajinasi tanpa batas, dan pesan-pesan yang diangkat dalam cerita ini tetap relevan dan inspiratif hingga hari ini.
Astrid Lindgren Memorial Award

Astrid Lindgren Memorial Award (ALMA) adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada individu atau prganisasi atas kontribusi luar biasa mereka dalam bidang literatur anak-anak dan remaja. Penghargaan ini didirikan oleh pemerintah Swedia pada tahun 2002 untuk menghormati penulis Astrid Lindgren dan mempromosikan literatur anak-anak di seluruh dunia. Penghargaan ini dipilih oleh juri yang terdiri dari penulis, kritikus sastra, cendekiawan, ilustrator, dan pustakawan, dan penyerahannya dipimpin oleh Putri Mahkota Victoria dari Swedia.
Nominasi Astrid Lindgren Memorial Award untuk tahun 2025 terdiri dari total sebanyak 265 kandidat yang terdiri dari 72 negara dan wilayah, termasuk 81 kandidat baru dari tahun-tahun sebelumnya. Daftar tersebut mencakup penulis dan ilustrator, serta pendongeng dan promotor membaca. Pemenangnya akan diumumkan pada 1 April 2025.
Indonesia sebagai kandidat penerima Astrid Lindgren Memorial Award 2025
Sebagai sebuah penghargaan bergengsi dalam kesusastraan anak, tentunya menjadi sebuah kabar baik dan penghormatan karena Indonesia masuk dalam daftar nominasi.
Kandidat dari Indonesia antara lain diwakili oleh Djokolelono, seorang penulis novel yang produktif di era 70-80an. Novel debutannya yang berjudul Jatuh ke Matahari yang diterbitkan Pustaka Jaya pada tahun 1976 merupakan novel fiksi ilmiah paling awal yang ditulis oleh penulis Indonesia, dimana materi kisahnya dianggap jauh melebihi zaman dimana novel itu dibuat. Setelah sukses dengan novel pertamanya, Djokolelono menulis sekuelnya berjudul Bintang Hitam (Pustaka Jaya, 1976) lalu dilanjutkan dengan menulis novel berseri Penjelajah Antariksa (Gramedia 1985-1986).
Selain menulis novel fiksi ilmiah, Djokolelono juga dikenal sebagai penulis buku anak-anak, salah satunya adalah seri Astrid (Gramedia, 1980-an), selain itu juga dikenal sebagai penerjemah buku-buku fiksi asing, seperti Petualangan Tom Sawyer karya Mark Twain, seri Pilih Sendiri Petualanganmu, seri cergam Mimin, seri Mallory Towers, buku-buku karangan Enid Blyton, dan seri Rumah Kecil karya Laura Ingalls Wilder. Karya-karyanya baik novel maupun karya terjemahannya diterbitkan oleh Dunia Pustaka Jaya, Gramedia, dan BPK Gunung Mulia.
Dua kandidat lainnya diraih oleh organisasi yang bergerak di bidang kesusatraan dan buku anak, yaitu Kelompok Pencinta Bacaan Anak (KPBA) dan Reading Bugs Indonesia, sebuah organisasi yang memprakarsai gerakan membaca nyaring (read aloud) di Indonesia. Hingga saat ini KPBA dan Reading Bugs Indonesia telah menjadi organisasi yang berperan besar dalam menanamkan gerakan cinta buku dan gemar membaca pada anak usia dini, dalam upayanya untuk meningkatkan literasi anak di Indonesia.
Selamat kepada Djokolelono, KPBA, dan Reading Bugs Indonesia telah masuk ke dalam daftar nominasi Astrid Lindgren Memorial Award 2025!
Referensi:
- https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Astrid_Anna_Emilia_Lindgren
- https://alma.se/en/nomination/candidates/nominated-candidates-2025/
- https://ratu.ai/review-buku-pippi-longstocking/
- https://www.kompasiana.com/vhl72/646df37d4addee324e0c2902/astrid-lindgren-penulis-cerita-anak-anak-asal-swedia
- https://id.wikipedia.org/wiki/Djokolelono
- https://nasional.kompas.com/read/2008/11/03/10190794/~Megapolitan~Kehidupan?page=all
- https://astridlindgrensvarld.se/en/about-astrid-lindgren/



